Printing in Different Materials

In News

PLA dan ABS adalah dua jenis material yang paling umum digunakan untuk mencetak benda-benda dengan menggunakan mesin cetak 3 dimensi. Perlu diingat, kedua material ini digunakan oleh mesin-mesin cetak 3 dimensi yang menggunakan teknologi Fused Deposition Modelling. Mesin cetak dengan teknologi yang lain menggunakan material yang berbeda pula, biasanya resin dan sandstone.

PLA dan ABS telah tersedia dalam berbagai macam warna sehingga cukup untuk membuat berbagai benda yang menarik. Benda-benda dengan peruntukan sederhana, seperti aksesoris, perhiasan, atau miniatur, cukup dibuat dengan menggunakan kedua bahan ini. Akan tetapi, benda-benda teknik untuk keperluan prototyping mungkin memerlukan material yang lebih kuat. Oleh karena itu, benda-benda seperti ini biasanya dibuat dari bahan nylon atau polycarbonate.

Saat ini, semakin banyak jenis material yang dikembangkan untuk keperluan cetak 3 dimensi. Selain material yang lebih kuat seperti nylon dan polycarbonate, beberapa jenis material memiliki kelenturan seperti karet. Ada pula material yang dikembangkan sehingga memiliki tekstur yang menyerupai material-material tertentu, misalnya menyerupai kayu, logam, atau warna kulit manusia. Jangan lupa juga ada material yang bisa menyala dalam gelap.

Selain PLA dan ABS, berikut ini adalah beberapa jenis material yang dapat digunakan pada mesin cetak yang dimiliki oleh Imaji3D:
1. TPE (Thermoplastic Elastomer)
TPE adalah bahan cetak 3 dimensi yang fleksibel seperti karet. Walaupun fleksibel, material TPE ini kuat dan tidak mudah putus. Sesuai dengan karakteristik dari karet, benda-benda yang terbuat dari TPE akan kembali ke bentuk asal apabila diregangkan maupun ditekan.

2. Nylon
Nylon adalah bahan cetak 3 dimensi yang kuat, tahan lama, dan tahan terhadap bahan kimia. Karena kekuatannya, bahan ini dipergunakan untuk mencetak benda-benda dengan level engineering.

3. Polycarbonate
Sama seperti nylon, polycarbonate adalah material cetak 3 dimensi dengan spesifikasi teknis yang tinggi (engineering grade). Bahan ini memiliki kekuatan yang baik dan mampu menahan suhu tinggi. Material ini juga tahan terhadap tekanan tinggi sehingga dapat digunakan sebagai bahan untuk pengetesan purwarupa.

4. PCTPE (Plasticized Copolyamid TPE)
Material ini pada dasarnya sama seperti TPE namun memiliki kekuatan setara nylon atau polycarbonate.

5. Bamboofill, Brassfill, Bronzefill, Copperfill
Material-material ini adalah bahan PLA yang diberikan campuran sehingga memiliki warna yang menyerupai benda lain. Bamboofill misalnya adalah PLA yang dicampur dengan serat bambu.

6. LayWOO-D3
Material ini adalah campuran dari serat kayu daur ulang dengan pengikat polimer. LayWOO-D3 adalah bahan yang digunakan untuk membuat benda-benda yang memiliki penampilan seperti terbuat dari kayu.

7. T-Glase
T-Glase merupakan bahan cetak 3 dimensi yang aman bagi makanan (food grade).

8. PVA (Polyvinyl Alcohol)
PVA merupakan material cetak 3 dimensi yang larut dalam air sehingga biasa digunakan sebagai material pembuat struktur pendukung pada proses pencetakan 3 dimensi. Material pendukung yang terbuat dari bahan ini dapat dengan mudah dibersihkan dengan cara dilarutkan dalam air.

Itulah beberapa material selain ABS dan PLA yang dapat digunakan untuk mencetak benda-benda dengan mesin cetak 3 dimensi. Perkembangan teknologi material ini sangat pesat sehingga material-material baru yang inovatif akan tercipta di masa mendatang. Mari kita nantikan material seperti apa lagi yang akan muncul.

Recommended Posts

Leave a Comment